Mahmud Ahmadinejad dan Program Nuklir Iran (Untuk Kepentingan Damai)

belajarfakta.wordpress.comAhmadinejad menyerukan akan melaksanakan program pengayaan uranium. Ucapan vokal sang presiden langsung mendapat reaksi keras dari pemimpin-pemimpin dunia. Pada 11 januari 2006, Dinejad menyampaikan gagasan tersebut dengan pengenalan teknologi nuklir untuk kepentingan damai, pembangkit listrik misalnya.

Namun tampaknya Amerika khawatir akan kemungkinan pengembangan reaktor nuklir Iran tersebut, dan meminta Iran untuk segera menghentikan program tersebut, alasan Amerika sangat jelas. Dibalik topeng untuk kedamaian dunia, pihak amerika juga terlalu takut bahwa pada akhirnya Iran akan tampil sebagai negara penghasil bom nuklir. Mengingat tetangga-tetangganya di Asia lebih dulu membuat senjata pemusnah masal tersebut.

Pandangan dunia internasional kini telah tercura kapada Iran. Akhir-akhir ini Iran berupaya untuk melakukan pengayaan uranimum yang sangat mungkin membuat senjata nuklir, disamping pengunaan fasilitas sipil/tujuan damai. kekhawatiran El-Baradai, Ketua Badan Energi Atom Internasional (IAEA), dan ancaman beberapa negara Eropa serta tidak ketingalan Amerika Serikat untuk membawa masalah ini ke dewan keamanan PBB telah ditepis Iran dengan keras. hal ini membuka peluang terjadinya kerisis nuklir regional yang serius dikawasan timur tengah.

Kepemilikan senjata nuklir menempatkan negara pemilikanya pada posisi strategis. Arti penting senjata nuklir terletak ada pada daya hancurnya yang dahsyat dan kemampuanya berfungsi sebagai sarana pengetar (deterrence). Dewasa ini ada sejumlah negara pemilik senjata nuklir, yakni: Amerika Serikat, Inggris, Perancis, Israel, Rusia, China, India, dan Pakistan. Tampaknya Iran berkeinginan untuk bergabung dengan ”the neclear club” ini.

Sejak Mahmoud Ahmadinejad menjadi presiden baru-baru ini, hubungan hubungan Irak dengan dunia barat yang telah membaik pada kepemimpinan Rafsanjani kembali memburuk, dipicu pernyataan tentang Israel dan pengembangan fasilitas nuklir di Negara tersebut. Pada proses naiknya Ahmadinejad ke tampuk kepemimpinan Iran, seorang warga Negara amerika yang menjadi Sandra pada revolusi Iran bersaksi bahwa Ahmadinejad termasuk salah seorang yang brtangun jawab dalam peistiwa tersebut. Hal ini dipaparkan oleh serangkaian pernyataan Ahmadinejad tentang Israel.

Dia juga meragukan bahwa peristiwa holocaust(pembunuhan ribuan orang yahudi oleh rezim Hitler) memang pernah terjadi. Kalaupun hal tersebut terjadi, seharusnya sebagai kompensasinya didirikan Negara Israel di Eropa barat atau di amerika serikat, bukan di Palestina. lebih jauh lagi dikatakannya bahwa keberadaan Negara Israel di Timur Tengah sebaiknya di hapuskan saja. Ahmadinejad tampaknya amat memusui Israel. sejak akhir 2005, beberapa Negara Eropa mengancam akan memasukan masalah nuklir Iran sebagai agenda dekan PBB. Sebagai balasnya, pada bulan januari 2006, Iran menyatakan akan meneruskan program nuklirnya (Pikiran Rakayat, 5/01/06) dan melakukan pengyaan uranium secara mandiri, yang dipertegas dengan pengerusakan segel PBB pada instansi nuklir iran. Ahmadinejad menunjukan sikap yang keras kepada barat da Israel.

Ada beberapa scenario yang dapat di kemukakan tentang krisis nuklir iran. Pertama, Iran membatalkan aktivitas pengayaan uraniumnya dengan sukarela, sebagai respon kekhwatiran barat. ini ditolak iran dengan alasan bahwa instansi nuklirnya anya diperuntukan bagi kaum sipil. Kedua, masalah ini akan dibawa ke DK PBB. Ini dapat bermuara pada dua kemung kinan: dilanjutkan atau di batalkan program nuklir iran. Ancaman beberapa negara Barat untuk membawa masalah ini ke DK PBB dibalas iran, yang ada penandatnganan Non-Proliferation Treaty(MPT) dengan menyatakan akan memutuskan kerjasama di bidang nuklir dengan PBB yang selamah inih telah berlangsung. Hal ini akan mengarah pada pemberlakuan embargo ekonomi dan militer kepada Iran, seperti yang pernah dialami Irak pada messa pemerintahan Sadam Husain.

Walaupun hasilnya tidak pasti namun opsi ini tetap mampu memberikan sinyal negatif terhadap sikap Iran dengan pemgorbanan memadai.Tentu saja ini akan merugikan Iran.

Ketiga, dunia internasional mau tidak mau menerima munculnya Iran sebagai kekuatan nuklir di Timur Tengah. Hal ini tentunya akan mengubah tatanan politik-keamanan regional secara signifikan. Beberapa faktor jangka pendek yang mendukung terjadinya hal ini seperti terpecahnya perhatian Amerika serikat pada masalah Irak, pergantian kepemimpinan Israel, dan keraguan Eopa untuk mengambil tindakan ekstrem. Namun ini adalah suatu tatnan yang rentan, karena dapat diduga Israel akan menunggu saat yang tepat untuk menyerang dan memicu terjadinya perlombaan senjata nuklir regional.

Diperlukan suatu terobosan untuk mengatasi kebutuhan. Rusia yang  di dukung Cina telah menawarkan untuk melakukan penyaringan uranium iran di Rusia. namun pihak Barat memandang lebih sebagai oportunisme ekonomi Rusian dan Cina, bukan terobosan yang tepat untuk mencega Iran menjadi kekuatan militer regional.

Serangan militer (baik oleh koalisi di bawah kepemimpinan Amerika Serikat maupun oleh Israel) tetap merupakan kemungkinan, namun upaya perundingan (yang dapat diikuti dengan embargo) tempak lebih mengemuka untuk saat ini. Akibatnya keberhasilan perundingan baik multilateral ataupun bilateral menjadi amat penting dan menentukan. Kegagalan akan mengundang kosekuensi serius. Jangan sampai ada Hirosima dan Nagasaki kedua.

Berbagai aksi protes dan kecaman terhadap program nuklir Iran, Mahmuh Ahmadinejad Presiden Iran menaggapi dengan berteriak lantang. Ia mengutuk para penggecam program nuklir iran, dan menegaskan lagi tujuan nuklirnya hanya ditujukan untuk maksud-maksud damai. Ahmadinejad mengatakan di muka sidang kerjasama ekonomi di Baku, bahwa Iran akan terus membuat bahan bakar nuklir guan dipakai dalam pusat-pusat pembangkit listrik nuklir yang akan dibangun.

Katanya, Iran bersedia menempatkan program nuklirnya dibawa pengawasan badan tenaga atom internasional, IAEA. Ahmadinejad menyebutkan kekuatan-kekuatan besar dunia yang mencoba menghentikan kegiatan nuklirnya sebagai tukang-tukang pukul yang hanya ingin campur tangan dalam urusan dalam negri orang lain.

Beberpa waktu yang lalu, presidan bush menudu iran telah menentang dunia karena ingin membuat senjata nuklir. Kelima negara angota tetap dewan keamanan pbb bersidang untukhari kedua, untuk menyusun rancangan revolusi yang akan meminta supaya iran menghentikan proses pengayaan uraniumnya. tapi dua anguta tetap DK, Cina dan Rusia mengancam akan mengunakan hak veto terhadap tiap resolusi yang menyerukan diambilnya sangsi ataupun ancaman militer Iran.

Perihal muhammad habibi
Saya adalah siswa SMAN 1 Sangatta Utara

6 Responses to Mahmud Ahmadinejad dan Program Nuklir Iran (Untuk Kepentingan Damai)

  1. tri setya mengatakan:

    ckckckck….

    • abycinta mengatakan:

      dasar GJS

  2. relevan mengatakan:

    waooo

    kenapa amerika selalu ikut campur dalm urusan negara lain

    saya berharap indonesia tidak terpengaruh oleh amerika

    salam kenal

  3. Reza mengatakan:

    Mahud ahmadinejad adalah pemimpin dunia yang sangat pemberani

    • abycinta mengatakan:

      anda berpendapat sangat tepat

  4. rumor mengatakan:

    lagi-lagi posting yang bagus saya suda keliling blog ini dan hasilnya posting” anda sangat bagus,

    salam kenal

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: