Perlawanan Sang Datuk (Mahatir Mohammad)

Menjelang akhir jabatanya, beliau sering menyuarakan hati nuraninya kepada dunia. Sikap ketidak sukaan Mahatir kepada Amerikapun semakin terang-terangan ia tunjukan kepada masayarakat internasional. Ia memandang kepada Amerika sebuah Negara kapitalis besar yang selalu menekan Negara dunia ketiga tanpa memperdulikan situasi di Negara dunia ketiga tersebut. Selain itu ia melihat Amerika sebagai Negara yang dengan semena-mena mencampuri urusan suatu Negara.

Kedekatan Amerika dengan Israel pun tak lepas dari seruan Mahatir. Beliau semakin keritis melihat tingka polah Israel kepada tetangga-tetangganya. Dan peristiwa-peristiwa tersebut Malaysia dibawa kepemimpinanya lebih mendekatkan kepada Negara-negara islam yang tergabung dalam organisasi Islam OKI. Ketika Malaysia  bermaksud memoderenisasi armada perangnya, ia membatalkan perjanjian kontrak dengan Inggris masalah kontrak pembelihan pesawat tornado. Sebagai gantinya Malaysia melihat di pasaran dari melirik kepada produk Rusia.

Berpalinya Malaysia kepada Rusia dalam hal pengadaan senjata bukanlah tampa sebab, disamping factor yang sudah disampaikan diatas Malaysia melihat berbagai keuntungan yang ditawarkan oleh Rusia. Diantarany pembelian secara kredit, cepatnya dari masa pemesanan hingga sampai ke konsumen. Selain itu satu hal yang paling menarik adalah pemberian lisensi untuk memprodusi suku cadang sendiri dan kesempatan alih teknologi yang diberikan Rusia kepada Malaysia. Mahathir melihat ini sebagai kesempatan Malaysia untuk mengembangkan industry dirgantara yang disebut Vision 2020. Sebuah cita-cita Malaysia untuk membikin pesawat terbang.

Dari contoh-contoh di atas menjelang masa berakhirnya jabatan yang dengan berani ia menentang kebijakan-kebijakan Amerika dan memberikan keritik tajam kepada Israel, masyarakat Asia menyamakanya dengan tokoh popular dari Indonesia Sukarno. Menganai hal ini, dalam sebuah kesempatan wawancara dengan stasiun swasta Indonesia dengan senyum dan nada merendah beliau menjawab : Saya kira belum pantas saya disamakan dengan Sukarno, banyak perbedaan antara saya dengan Sukarno. Presiden pertama Indonesia lebih segalanya dari saya kerena Sukarno pemimpin dari sebuah Negara yang penduduknya terbesar kelima di dunia (pada waktu itu).

Perihal muhammad habibi
Saya adalah siswa SMAN 1 Sangatta Utara

4 Responses to Perlawanan Sang Datuk (Mahatir Mohammad)

  1. anang mengatakan:

    Boss.. boleh copas… artikelnya bagus

  2. muhammad habibi mengatakan:

    Boleh Copas Tapi kalo anda tidak keberatan tolong anda sertakan link back ke blok ini

  3. Warga Malaysia mengatakan:

    saya adalah warga negara Malaysia dan saya sangat mengahargai Tulisan anda, jangan jadiken saudaramu menjadi musuhmu jadikanlah ia saudare yang Mau membantu kita saat dalam kesulitan

    Terima kasih

    • muhammad habibi mengatakan:

      terima kasih saudara ku

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: