Tabut Perjanjian: Senjata Zionis Pada Perang Akhir Zaman

Semua peristiwa besar yang terjadi merupakan tanda-tanda akan dekatnya kebenaran janji Allah, baik janji yang disebutkan dalam Al-Qur’an ataupun yang dikatakan dalam Perjanjian. Jaji bahwa suatu saat kelak menjelang hari akhir, akan terjadi puncak pertempuran antara bangsa Yahudi, Kristen, dan umat Islam. Perang tersebut dikenal dengan nama Armagedon. Sebab, peristiwa tersebut diramalkan akan terjadi di puncak Bukit Hermageddon Israel.

Dikabarkan Pula, bangsa zionis berusaha keras untuk mencari Tabut Perjanjian (The Ark of Covenant). Tabut tersebut dipercaya secara mistis, akan memberikan kekuatan sihir yang luar biasa kepada siapa pun yang menguasainya. Tabut tersebut merupakan peti yang memyimpan 10 Perintah Tuhan (Kitab Taurat) dan barang-barang peninggalan Nabi Musa AS. Sedangkan menurut Kitab Inji, Tabut tersebut merupakan sumber kekuatan tuhan yang bersemanyam didalamnya. Kekuatan tersebut antara lain:

  • Membakar semua duri, membunuh ulardan kalajengking, serta mengeringkan air sungai dan meluapkanya kembali (Kitab Yosua 3: 15-17, 4: 10, dan 11: 18
  • Dapat menenangkan peperangan (Yosua 6:1-20).
  • Memberi kemalangan kepada musuh yang menguasai Tabut, Digambarkan sebagai nenek moyang bangsa palestina (Kitab Samuel 6:5)

Berdasarkan hal-hal yang diceritakan dalam perjanjian tersebut, bangsa Zionis telah banyak melakukan pengalian untuk mencari keberadaan Tabut. Bangi Zionis, Tabut akan menjadi senjata pamungkas akhir zaman untuk membinasakan mush-musuhnya, terutama umat islam. Karenyanya, untuk membangkitkan kerajaan Israel raya, mereka membutuhkan Tabut Perjanjian tersebut.

Selain ITU, rencana besar zionis lainya adalah untuk membangun kembali Kenizah III (Kuil sulaiman yang ketiga). Sebagaimana kuil sulaiman dulu dibangun. Mereka akan menjadikannya sebagai mahkota Kenizah, sekaligus percaya membawa mukzizat bagi bangsa Yahudi.

Adalah hal itu yang menyebapkan Israel sangat bernafsu untuk menguasai Yerusalem dan menjadikanaya sebagai ibu kota ngera (muskipun ampur seluruh negra, terkecuali sekutunya, mengutuk kalaim tersebut) mangapa yerusalem? Kuat dugaan tabut perjanjian berada di bawah Dome Of Rock yang berdiri di bawah Bukit Moria, Yerusalem. Bangunan berkuba emas inilah yang menjadi landmark (elemen terpenting dari bentuk kota) Kota Yerusalem. Selain itu diduga tabut perjanjian berada di bawah masjid al-aqsa, yerusalem. Karenanya, banyak ditemukan terowongan di bawah Al-Aqsa yang digali oleh Israel, bahkan Tesis Ron Wyatt menyebut bahwa Tabut berada di tempat di bawah tiang Penyaliban Yesus di bukit Golgota, yerusalem halitelah yang menyebabkan yerusalembegitu penting bagi Israel.

Perihal muhammad habibi
Saya adalah siswa SMAN 1 Sangatta Utara

36 Responses to Tabut Perjanjian: Senjata Zionis Pada Perang Akhir Zaman

  1. Makanan Organik mengatakan:

    perjuangan jalan yang HAQ akan mampuh memenangkan pertarungan ini

    • muhammad habibi mengatakan:

      Dan insy’allah Umat ISLAM akan memenagkan pertempuran Ini

  2. sulaiman mengatakan:

    Posting yg bagus jadi tambah wawasan

    • muhammad habibi mengatakan:

      Terima Kasih

  3. andy sayhrul mengatakan:

    tabut perjanjian tidak akan ditemukan israel

  4. alex mengatakan:

    tabut perjanjian ada di dalam kabbah di mekah

  5. Pratondo mengatakan:

    Kalian emang aneh..gak membahas knp golden gate yerusalem msh dtu2p skalian?
    Tuhan tu gak perlu manusia bwt membela kbenaran Nya.trus ngapain kalian ribut?

    • muhammad habibi mengatakan:

      Kebenaran yang haqq harus dierjuangkan

  6. m.fadli mengatakan:

    hmmm.. blog yang mendidik sekaligus pembodohan,

    kalau mau ngebahas sesuatu jangan masukin pandangan yg subjektif dong om, apalagi mengarah ke SARA, kasian tuh yang baca klu ga ngerti bisa terprovokasi.

    BE SMART yah…

  7. nazgull mengatakan:

    apa yang tertulis di dalam Kitab Suci, terutama mengenai kekuatan-kekuatan di dalam Tabut tidak bisa seenaknya diartikan secarah harafiah. Semua ada maknanya.

    Sekarang begini saja, jika, sekali lagi jika memang benar Tuhan akan berpihak pada mereka yang memiliki Tabut, lalu untuk apa agama Islam mengajari umatnya untuk berzikir? Untuk apa agama Kristen mengajari umatnya cinta kasih dan ketulusan? Sekalian saja tulis di Kitab Suci semua agama: “dapatkan Tabut Perjanjian, maka kalian akan menang!” Begitu bukan?

    Kenyataannya Tuhan itu Maha Adil. Tidak mungkin Tuhan serta merta berpihak pada bangsa yang memiliki Tabut jika motivasi bangsa tersebut adalah untuk kejahatan. Tidak masuk akal! Sebab Tuhan menghakimi kita berdasarkan baik buruknya tindak laku kita.

    Kita hidup untuk berbakti pada Tuhan dan sesama, saling menolong dan penuh cinta kasih. Bukannya untuk rebut-rebutan Tabut. Konyol sekali! Persis anak kecil rebutan permen saja…

    • suhestiandry mengatakan:

      betul itu mas nazgull, Allah itu maha adil, jangan ter provokasi saudaraku kaum muslimin dam muslimat……..subhanallah

  8. joenata mengatakan:

    andy syahrul kalo ngomong jangan ngacok ah… kalo memang tabut perjanjian allah ada d makkah ngapain juga kalian menyembah itu . tabut perjanjian itu kan milik oranh kristen…ato orang israel… jangan lah kalian terprofokasi dengan berita2 yang tidak masuk akal… itu semua pembodohan…

  9. pro israel mengatakan:

    ini adalah alasan bohong umat muslim,,,untuk mengadu domba kristen dan yahudi,,,dasar islam setan

    • safinatun janah mengatakan:

      boleh makan sembarangan tpi klo ngomgong g blh om …..islam mengajarkan bahwa allah tu esa sama seperti kalian mengartikan agama kalian ……klo di islam lakum din nukum waliadin..
      bagiku agamaku dan bagimu agamamu……klo anda blng islam blng agama setan apakah agama anda agama yang bnr …..dan hanya nabi muhammad saw yang prnh melihat allah tak ada satupun manusia yang pernah bertemu secara langsung terkecuali beliau nabi akhir zaman………semoga allah memberikan hidayah kdalam hati yang terdalam bagi anda dan saya sendiri amin ya rob…

    • yahudi_tai mengatakan:

      dasar yahudi setan, udah tau yesus itu nabi isa almasyih seorang manusia. knapa loe sembah2 sebagai tuhan kalian?? dasar orang kristen bego tollol goblok…dongo ga punya celana dalem…

      • suhestiandry mengatakan:

        benar itu, yesus itu hanya manusia, kenapa kalian sembah, kalau yesus itu tuhan kalian kenapa tuhan kalian bisa mati? trus kalo tuhan kalian mati siapa yang mengatur alam dan jagad raya ini? sungguh kalian telah ditipu daya oleh dajjal, subhanallah bertaubatlah kalian, Allah maha mengetahui. Allah maha mengampuni hambanya yang meminta ampun padanya, lain halnya kalo tidak mau minta ampun……..

    • Hei kau yg pro israel laknatullah,kami(muslim) tertawa ,melihat org2 kalian(kafir) menyerang kami di dunia,kasian kalian tinggal 20 tahun lagi kami(muslim) akan membantai umat kalian(kafir) dan menelanjangkan wanita@ kalian dan kami bunuh serta mematahkan kayu salim dan patung2 yg kalian anggap sakral,allahu akbar

  10. Middle mengatakan:

    Pro Israel : Anda sendiri mengadu domba islam dan kristen.

  11. lia mengatakan:

    perang antara muslim, kristen, yahudi?????? come on guys…waktuNya dah dekat, kita perang lawan roh-roh jahat yang menguasai udara..(iblis pren), perang dengan saudara??..yang kalah jadi abu, yang menang jadi arang..tapi yang menang lawan iblis yang ada di hatimu, hadiahnya Mahkota Kehidupan seperti janji Yesus. God Bless u all

  12. Hundoyo mengatakan:

    Banyak pengertian yg tidak benar disini, misal siapa yg sanggup menguasai Tabut Perjanjian? Tidak ada seorangpun atau suatu negarapun, sebab Tabut itu suci, barangsiapa yg tidak suci akan mati ketika menyentuh Tabut.

    Tabut itu tetap milik Tuhan, tapi untuk memperjelas misteri maka ada seorang arkeolog yg mendapat karunia Tuhan untuk menemukan Tabut itu, hanya dia saja seorang, orang lain tidak diperbolehkan mendekat, kalau memaksa akibatnya kematian, seperti yg sudah terjadi pada enam orang muda yg berpakaian imam.

    Ini kisah lengkapnya: http://ajaibtuhanku.blogspot.com/2011/06/tabut-perjanjian-dan-kisah-penemuannya.html

  13. muhammad habibi mengatakan:

    Bismillah

  14. lcas mengatakan:

    Udahlah gak usah di ributin masalah Tabut Sampai menyangkut SARA ……..gak ada untungnya !!!
    Yang jelas SEKARANG INI Manusia itu TIDAK SEMPURNA dan Allah itu SEMPURNA, jadi manusia sekalipun melakukan hal terbaikpun/ berdoa sampe bengkok/ bernyanyi sampe serak/ sujut berjungkir balik/ tepuk tangan sampe lecet pun tidak akan dapat masuk kedalam KESEMPURNAAN ALLAH …..sekalipun beribadah dalam gedung yang mewah bertabur emas, di dukung oleh NABI-NABI yang luar biasa _ MANUSIA tidak akan masuk dalam KESEMPURNAAN ALLAH. Yang bisa membawa YANG TIDAK SEMPURNAH masuk ke dalam KESEMPURNAAN Ialah ALLAH sendiri … ALLAH yang telah menjadi MANUSIA lewat rahim SITI MARYAM yakni ISA ALMASIH Ialah JALAN dan KEBENARAN dan HIDUP, Ialah JEMBATAN antara YANG TIDAK SEMPURNA dengan KESEMPURNAAN, antara MANUSIA dgn ALLAH Jadi percayalah pada ISA ALMASIH /YESUS KRISTUS. ……Amin

  15. adi mengatakan:

    tabut perjanjian tuh didapet NAZI indiana jones gagal sebenarnya nyelamatin tuh tabut perjanjian dah gk usah pada ribut … yg islam ke masjidlah yg kristen ke gerejalah saling menghormati aja

  16. lcas mengatakan:

    Kebenaran Menurut Alkitab & Alqur an

    TUHAN MEMBERITAHU SAYA SECARA PERIBADI
    Pada waktu dulu saya merupakan seorang yang sangat aktif dalam Islam, juga merupakan salah seorang dari Penggerak
    Muhammadiah dan seorang pengajar Islam.Pada tahun 1947, saya dipilih untuk menjadi pengerus pada Kongress Muslim
    Kalimantan di Amutai, bersama-sama dengan K.H Idham Chalid. Pada tahun 1950-51 saya menjadi Imam Muslim untuk pasukan
    tentara di Banjarmasin, dengan kedudukan yang tinggi. Rencana saya telah diterbitkan dalam beberapa majalah Islam seperti
    Mingguan Adil di Solo, Mingguan Risalah Jihad di Jakarta dan Mingguan Anti-komunis di Bandung. Saya bekerjasama dengan
    Gerakkan Anti-Kristen dari tahun 1936 di Muara Teweh (Barito) hingga tahun 1962, turut berpartisipasi dengan kelompok yang
    merancang untuk membentuk undang-undang Islam di seluruh Indonesia, yang mana secara tidak lansung sangat bertentangan
    dengan dasar keKristenan.
    Sebenarnya saya telah memiliki Kitab Suci Injil sendiri semenjak tahun 1936. Walau bagaimanapun, saya tidak membaca dan
    mencari kebenarannya, tetapi mencari ayat-ayat yang dapat membantu saya untuk berdiri teguh sebagai seorang Muslim yang
    mempunyai sikap anti-Kristen, dan bersedia untuk menyerang keimanan orang Kristen secara lebih mendalam.
    Saya juga mengutuk ‘Isa Al-Masih hingga saya berumur 40 tahun, menolak semua yang mengatakan Dia adalah Tuhan. Saya
    sengaja mentertawakan dan menolak kebenaran. Tetapi kasih Tuhan sungguh hebat, Dia berusaha mencari dan menyelamatkan
    saya.
    Pada tahun 1961, sewaktu saya mencatat khotbah saya di masjid, saya melihat ayat pada surah Al-Maidah 68, yang berbunyi:
    Katakanlah: ‘Hai Ahli Kitab, kamu tidak dipandang beragama sedikitpun hingga kamu menegakkan ajaran-ajaran Taurat, Injil, dan Al
    Qur’an yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu’.
    Saya sudah membaca ayat ini ratusan kali, tetapi akhirnya Tuhan berbisik kepada jiwa saya tentang ‘Taurat dan Injil’ yang mana
    tertulis di dalam Al-Quran adalah sama dengan Taurat dan Injil yang terdapat di dalam Kitab Suci Injil sekarang. Saya selalu
    berpendapat bahwa Taurat dan Injil yang terdapat dalam Al-Quran telah hilang, dan isinya yang benar adalah yang terdapat di dalam
    Al-Quran. Saya merasa yakin bahwa Taurat dan Injil yang terdapat dalam Kitab Suci Injil sekarang ini adalah palsu, dan isi yang
    sebenarnya telah dirubah, dilupakan serta ditambah-tambahkan oleh beberapa pihak.
    Bagaimanapun, jiwa saya memberitahu saya bahwa Taurat/Injil yang ada di dalam Al-Kitab sekarang adalah benar, namun pikiran
    saya tidak percaya apa yang dikatakan oleh hati saya: ‘Tidak! Taurat dan Injil yang ada di dalam Al-Kitab sekarang adalah palsu’.
    Pikiran saya bertentangan dengan jiwa saya dan perasaan saya, dan saya menjadi tidak pasti serta ragu-ragu terhadap apa yang
    betul sebenarnya.
    Untuk membuatkan jiwa saya merasa aman, saya menyerahkan masalah saya ini dengan melakukan sembahyang tahjud, yang
    mana sembahyang ini adalah untuk meminta pertolongan pada Tuhan agar Dia memberi petunjuk yang pasti kepada kebenaran.
    Saya meminta Tuhan menolong saya untuk memilih yang mana satu dari dua kepercayaan ini yang benar. Inilah doa saya :
    ‘Oh Tuhan, Pencipta Syurga dan bumi, Tuhan orang Islam, Kristen, Budha, Tuhan bulan dan bintang, lembah dan gunung; Tuhan
    semesta alam, tolong tunjukkan aku kebenaran tentang apa yang tertulis di dalam Al-Quran yang berkaitan dengan Taurat dan Injil.
    Adakah ini membawa makna bahwa Taurat dan Injil yang benar sudah lenyap yang terdapat ringkasannya dalam Al-Quran? Jika ini
    adalah benar, aku memohon kepadaMu untuk kuatkan hatiku bahwa aku mungkin tidak belajar Kitab Suci Injil . Tetapi jika
    ‘kebenaran di dalam Taurat dan Injil’ yang tertulis di dalam Al-Quran , bermakna kebenaran harus dicari di dalam Kitab Suci Injil
    sekarang, aku mohon padaMu untuk membuka pintu hatiku semoga aku lebih bersungguh-sungguh untuk belajar Kitab Suci Injil
    secara jujur.’
    Saya tidak bertanya kepada siapapun untuk menolong saya membuat keputusan saya ini. Saya tidak bertanya kepada Imam, orang
    yang alim dalam Islam, atau teman-teman saya yang bijak pandai. Saya bertanya terus kepada Tuhan yang Maha Tahu untuk
    membuat pilihan bagi saya, jadi saya membuat pilihan yang benar-benar menurut kehendak Tuhan. Saya sembahyang sungguh-
    sungguh dan menaruh harapan kepada Tuhan agar Tuhan memberi petunjuk dan hidayah bahwa Dia yang memilih kebenaran
    untuk saya dan menolong saya agar mengetahui dan mengaku kepada agama yang benar.
    Setiap orang yang mempunyai agama berharap bahwa di sana terdapat kehidupan yang benar setelah kematian dan salah seorang
    diantaranya adalah saya, saya menaruh harapan yang tinggi kepada Tuhan. Saya percaya kepada kehidupan setelah kematian,
    dimana kita cuma ada dua tempat untuk dituju : ke neraka, dengan hukuman yang tiada hentinya, kekal abadi di dalam api; atau ke
    Syurga, bersama dengan Tuhan dalam kemuliaan selama-lamanya. Saya tidak berpikir tentang kehidupan abadi saya.
    Sebagai contohnya; mari kita andaikan bahwa kita membawa 10 gram emas murni, kita harus menelitinya secara berhati-hati, untuk
    memastikan bahwa tidak ada siapapun yang dapat menipu kita, jadi kita tidak akan menyesal di kemudian hari. Berapa banyakkah
    kiranya kita memikirkan tentang kehidupan masa depan jiwa kita. Kita harus belajar dan meneliti kebenaran untuk sembahyang
    kepada Tuhan menurut kehendak Tuhan, yang memiliki kehidupan di Syurga. Kalau tidak, kita akan menyesal untuk selama-lamanya
    karena kelalaian kita. Saya selalu yakin bahwa pencipta Syurga dan neraka adalah Tuhan sendiri, oleh karena itulah saya tidak
    bertanya dan meminta nasehat pada siapapun, pemimpin Kristen atau Guru Islam. Saya mendekati Tuhan, yang memiliki segala
    kebenaran, peraturan, dan momohon kepadaNya dengan penuh harapan dan percaya bahwa Dia akan memberi petunjuk yang
    benar kepada saya.
    Puji Tuhan karena segala doa saya telah dikabulkanNya! Ini membuktikan bahwa Dia memberikan kebenaranNya kepada orang
    yang menghendakinya, dan bertanya dengan sungguh-sungguh.
    Ini harus dicatat, selain pada ayat 68 surah Al-Maidah, masih terdapat banyak lagi ayat-ayat lain yang terkandung di dalam Al-Quran,
    yang menarik hati saya pada waktu itu. Sebagai contohnya; Surah As-Sajdah 23 :
    ‘Dan Sesungguhnya Kami telah berikan kepada Musa Al-Kitab (Taurat), maka janganlah kamu (Muhammad) ragu menerima (Al-
    Quraan itu) dan Kami jadikan Al-Kitab (Taurat) itu petunjuk bagi Bani Israil’
    Surah Al-Maidah 46:
    ‘Dan Kami iringkan jejak mereka (nabi nabi Bani Israil) dengan ‘Isa putera Maryam, membenarkan Kitab yang sebelumnya, yaitu:
    Taurat. Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang didalamnya (ada) petunjuk dan dan cahaya (yang menerangi), dan
    membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa’.
    Surah Al-Maidah 47:
    ‘Dan hendaklah orang-orang pengikut Injil, memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah didalamnya {419}. Barangsiapa
    tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang fasik’.
    Surah Al-Baqarah 62 :
    ‘Sesungguhnya orang-orang mu’min, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani dan orang-orang Shabiin {56}, siapa saja diantara
    mereka yang benar-benar beriman kepada Allah {57}, hari kemudian dan beramal saleh 58, mereka akan menerima pahala dari
    Tuhan mereka, tidak ada kekhawatiran kepada mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati’.
    Di sana terdapat banyak lagi ayat di dalam Al-Quran yang menunjukkan bahwa Taurat dan Injil adalah jalan yang benar kepada
    kebenaran menurut kehendak Tuhan.Ayat Al-Quran ini memberi kesedaran kepada saya untuk meneliti Kitab Suci Injil dengan lebih
    mendalam lagi, karena Tuhan telah berbisik kepada jiwa saya tentang kebenaran ini.
    Pada hari yang berikutnya, setelah saya meminta petunjuk pada Tuhan sewaktu sembahyang tahjud, saya merasakan satu
    perubahan yang jelas pada diri saya. berawal pada hari itu saya menganggap Kitab Suci Injil adalah seperti teman saya dan bukan
    lagi sebagai musuh. Setiap pagi saya melihat Kitab Suci Injil dengan penuh harapan dan memberi perhatian pada setiap perkataan
    yang saya baca, karena saya ingin tahu makna yang sebenarnya.
    Dengan perkataan :
    ‘Dengan nama Allah yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang’.
    Saya membuka Kitab Suci Injil. Pada waktu itu saya bertujuan untuk membaca Ulangan 18:15. Kitab ini menarik perhatian saya
    karena pada waktu dahulunya saya mengunakan ayat ini untuk menyerang keimanan orang Kristen, pemimpin mereka adalah guru,
    Penginjil, dengan niat supaya mereka tahu dan percaya kepada Nabi Muhammad sebagai nabi yang telah diramalkan di dalam Kitab
    Suci Injil ini. Sebelumnya saya sudah tahu tentang ayat ini, tetapi sekarang maknanya telah berubah sama sekali bagi saya.
    Sebenarnya untuk memahami Kitab Suci Injil lama sangatlah sukar bagi orang yang tidak mau mempercayainya, tetapi dari segi
    yang lain kitab ini menjadi lebih jelas bagi orang yang mau mempercayainya dan hati mereka yang telah disentuh oleh Roh Kudus.
    Ayat-ayat di dalam Ulangan 18:15 dibaca seperti berikut :
    ‘Seorang nabi dari tengah-tengahmu, dari antara saudara-saudaramu, sama seperti aku, akan dibangkitkan bagimu oleh TUHAN,
    Allahmu; dialah yang harus kamu dengarkan’.
    Dahulunya saya menganggap ayat ini memberi ramalan tentang nabi Muhammad.Perkataan ‘nabi itu akan seperti aku (Musa)’
    menunjukkan kepada saya tentang pribadi nabi Muhammad sebagai janji nabi karena :
    Musa dilahirkan mempunyai ibu dan bapa. Muhammad juga dilahirkan seperti Musa, mempunyai ibu dan bapa. Ini tidak
    seperti Isa Al-Masih yang dilahirkan hanya mempunyai ibu dan tanpa bapa.
    Ketika Musa beranjak dewasa, dia menikah. Muhammad juga menikah, dan ini bertentangan dengan Isa yang tidak pernah
    menikah.
    Musa mempunyai anak lelaki, dan Muhammad juga mempunyai banyak anak. Tetapi Isa tidak mempunyai keturunan karena
    Dia tidak pernah menikah.
    Musa meninggal pada umur yang lanjut dan dikuburkan dan ini terjadi juga pada Muhammad. Tetapi Isa tidak meninggal, Dia
    telah diangkat ke Syurga dan tidak dikuburkan.
    Dahulunya sangat jelas bagi saya tentang ayat Ulangan 18:15 yang menunjuk bahwa nabi Muhammad adalah nabi yang dijanjikan
    oleh Musa, dan bukannya ramalan terhadap Isa sebagai nabi seutuhnya atau sebagai Putera Tuhan, seperti kepercayaan orang
    Kristen.
    Tetapi pada hari ini, saya membaca ayat ini secara perlahan-lahan dan berhati-hati untuk memahami makna yang sebenarnya. Saat
    saya sampai pada pernyataan ‘…..nabi itu akan seperti aku (Musa)’, Roh Kudus berbisik ke dalam jiwa saya yang berbunyi : ‘Jika
    kamu mentafsirkan persamaan di antara Muhammad dan Musa dan kedua-duanya adalah dilahirkan mempunyai ibu dan bapa,
    berarti mereka sama dengan manusia lain yang mempunyai ibu dan bapa. ’Sifat ini tidak boleh digunakan untuk menunjukkan
    kebenaran ramalan itu.
    Selanjutnya jika Muhammad seperti Musa karena dia menikah, dan kedua-duanya juga sama seperti orang lain di dunia ini! Jadi ini
    tidak bisa dijadikan sebagai bukti untuk mengatakan bahwa Muhammad itu adalah nabi.
    Jika Muhammad dianggap sama seperti Musa, karena dia mempunyai keturunan, fakta ini juga tidak bisa digunakan untuk
    menentukan ramalan itu karena hampir semua orang di dalam dunia ini mempunyai keturunan.
    Muhammad hanya seperti Musa, meninggal dalam usia yang tua dan dikuburkan. Jika contoh ini digunakan sebagai bukti tentang
    ramalan itu, maka fakta ini tidak bisa digunakan sebagai bukti untuk persamaan, sebab setiap orang di dunia ini akan meninggal
    dan dikuburkan. Kematian dan penguburan adalah perkara biasa dan ini tidak menjadikan seseorang itu lain dari pada yang lain.
    Hal ini menjadi lebih kelihatan dan jelas bagi saya bahwa ramalan Musa itu hanya menunjuk tentang Isa sebagai yang dijanjikan.
    Dengan alasan itu saya mencoba untuk mencari suatu perbedaan yang lain dari pada yang lain dan luar biasa persamaannya di
    antara Musa dan Isa. Sebenarnya saya memang menemukan beberapa persamaan yang luar biasa di antara dua manusia ini yang
    tidak terdapat pada orang lain.
    Semasa jaman kanak-kanak, musa terancam pembunuhan oleh Fir’aun, seperti juga Isa pada masa kanak-kanaknya juga
    terancam untuk dibunuh oleh Herodas. Tidak semua orang yang dilahirkan menghadapi ancaman pembunuhan pada saat
    yang masih kanak-kanak.
    Sewaktu kelahiran Musa, Fir’aun sangat marah dan mengarahkan semua budak-budak lelaki yang berusia dua tahun ke
    bawah harus dibunuh. Ketika Isa dilahirkan Herodas juga sangat marah dan mengarahkan agar budak lelaki di bawah umur
    dua tahun dibunuh. Di dalam dunia ini hanya dua peribadi ini saja yang menghadapi pengalaman ancaman pembunuhan
    ketika masih kanak-kanak. (edit)
    Semasa jaman kanak-kanaknya, Musa dijaga oleh anak perempuan Fir’aun. Dan semasa kecil Isa dijaga oleh Yusuf yaitu
    bapa angkatnya. Tidak semua anak di dunia ini dipelihara oleh orang yang dipilih oleh Allah semasa jaman kanak-kanaknya
    ketika dia menghadapi ancaman.
    Semasa jaman kanak-kanaknya juga, Musa tinggal jauh dari rumahnya di Mesir. Ini terjadi sama dengan Isa yang hidup di
    dalam buangan di Mesir. Tidak semua kanak-kanak semasa kecil hidup jauh dari negerinya, seperti Mesir.
    Ketika Musa telah menjadi utusan Tuhan, dia menerima kuasa dari Tuhan untuk melakukan mukjizat, seperti juga Isa yang
    menerima kuasa sebagai Firman yang hidup, dan menerima kuasa untuk melakukan mukjizat seperti menyembuhkan orang
    sakit dan membangunkan orang yang telah mati.
    Musa membebaskan kaumnya yang dipaksa untuk terus menjadi budak, tetapi Isa membebaskan orangnya dari cengkaman
    dosa dan maut.
    Bukti yang istimewa ini telah mengizinkan saya untuk membuat kesimpulan bahwa ramalan yang luar biasa yang dinyatakan ini di
    dalam Ulangan 18:15 tidak bermaksud untuk membuktikan Muhammad sebagai nabi yang telah diberitahu terlebih dahulu, tetapi
    untuk menunjukkan bahwa Isa adalah jelmaan Firman Allah.
    Meskipun kasih Allah itu sangat agung dan Dia telah menyadarkan saya untuk melihat dengan lebih jelas lagi ke dalam Kitab Suci
    Injil sebagai Firman Allah yang benar, tetapi saya masih juga belum bersedia untuk menjadi seorang Kristen. Mengapa? Karena
    terdapat beberapa perkara di dalam kepercayaan Kristen yang tidak dapat diterima oleh akal saya, khususnya kepercayaan terhadap
    Isa adalah Putera Tuhan. Semenjak kecil saya telah diajar, dan saya juga mengajar demikian, yaitu:
    ‘Tuhan tidak mempunyai anak dan Dia tidak diperanakkan.’
    Saya juga tidak dapat menyatakan dengan jelas bahwa Isa adalah Tuhan karena saya telah diajar dan saya juga mengajar seperti:
    ‘TIDAK ADA TUHAN MELAINKAN ALLAH’
    Saya juga bersikap anti Triniti. Ini tidak berasas kepada hakikat dan kebenaran tetapi sebaliknya dipengaruhi oleh prasangka yang
    tidak sepatutnya. Saya telah mengajar murid-murid saya sedemikian:
    ‘Kepada siapapun yang mengatakan Allah itu adalah tiga merupakan orang yang fasik’
    Saya juga tidak dapat menerima kepercayaan Kristen bahwa Isa benar-benar mati di atas kayu salib. Jika ‘Isa Al-Masih’ adalah nabi,
    penyayang, utusan Tuhan, atau ‘Putera Allah’ sebagaimana orang Kristen memanggilNya, bagaimana dengan senangnya orang
    Yahudi yang telah menyiksaNya dan mengantungNya di atas kayu salib sehingga mati? Mengapa Tuhan tidak membela Dia, tetapi
    membiarkan Dia mati di atas kayu salib? Katakanlah saya mempunyai seorang anak lelaki yang disiksa, atau digantung di atas kayu
    salib, sudah pasti saya akan melawan orang yang menyiksa anak saya itu untuk menyelamatkannya walau apa pun yang akan
    terjadi. Bagaimana bisa Allah hilang kuasaNya terhadap orang Yahudi? Pada saat itu saya benar-benar tidak dapat menerima
    hakikat ini.
    Dalam usaha untuk mendapatkan pertolongan untuk keterangan ini, saya mengunjungi beberapa orang guru dan juga Penginjil dan
    bertanya kepada mereka kenapa Isa bergelar Putera Tuhan atau Tuhan dan apa sebenarnya makna tentang Triniti Tuhan. Saya
    menyelidiki mengapa Isa Putera Tuhan telah dikorbankan di atas kayu salib dan disalibkan oleh orang Yahudi. Saya juga bertanya
    kepada mereka tentang kenyataan tentang ‘dosa warisan dari bapa kepada anak’ yang saya anggap bahwa itu adalah hukuman
    yang tidak adil dari Tuhan.
    Semua guru yang saya tanya itu menjawab pertanyaan saya dan menerangkannya dengan mendalam, tetapi pada waktu itu saya
    tidak dapat menerima ulasan mereka walaupun mereka telah menerangkannya dengan jelas sekali. Ini adalah karena perbedaan
    latar belakang di antara saya dengan mereka, yang mana seperti teluk yang terpisah jauh di antara kami. Perbedaan di dalam
    agama yang tidak dikaji dengan sesungguhnya untuk mencari maksud yang sama, Pastinya kami mengkaji perbedaan di antara
    agama untuk mencari kenyataan yang logis berhubungan dengan ketidak fahaman. Pada masa itu saya seperti penerima radio dan
    guru adalah pembaca berita. Kedua-duanya mempunyai keadaan yang baik, tetapi oleh karena perbedaan gelombang yang panjang
    menyebabkan siarannya dan penerimaan saya jauh berbeda. Penerima tidak dapat menangkap berita yang sedang disampaikan
    oleh penyiar. Keterangan dari guru dan Penginjil itu hanyalah seperti masuk telinga sebelah kiri dan keluar telinga sebelah kanan.
    Hati saya tidak tersentuh, karena saya tidak faham cara perkataan mereka.Guru itu sendiri tidak memahami dengan jelas kedudukan
    latar belakang saya sewaktu itu, jadi keterangannya tidaklah menurut keperluan saya seperti yang saya harapkan. Ini bukannya
    berlaku karena keterangan guru itu salah, tetapi karena perbedaan cara berpikir dan penerangannya, oleh sebab itulah saya tidak
    dapat memahami keterangan yang lainnya. Walau bagaimanapun saya masih berharap. Saya senantiasa yakin, Tuhan akan
    menolong saya untuk memilih kebenaran, sudah pasti Dia akan membuka pintu hati saya dan memberi petunjuk untuk memahami
    semua masalah yang menjadi halangan bagi saya.
    Saya senantiasa berdoa kepadaNya: ‘Tuhan , aku memohon agar Engkau menunjukkan kebenaranMu kepadaku tentang perkataan
    ‘Putera Tuhan’ dan nama ‘Rabbana’ untuk Isa. Aku juga memohon agar Engkau menunjukkan kepadaku makna Triniti dan rahsia
    dibalik penyaliban Al-Masih. Tuhan, Engkau berilah aku pengertian bahwa Kitab Suci Injil yang sebenarnya adalah dari padaMu,
    maka pastilah Engkau akan menerangkan dan menjelaskan yang halangiku melalui Kitab Suci Injil, yang mana FirmanMu yang
    benar yang tidak pernah berubah dari awal hingga sekarang dan untuk selamanya.
    sesungguhnya telah banyak kali Tuhan menolong saya melalui Roh Kudusnya, yang bekerja di dalam hati saya. Saya akan
    menerangkan bagaimana Tuhan menolong saya untuk mengatasi halangan ini.
    PERJUANGAN SAYA BERTENTANGAN DENGAN KEADAAN LINGKUNGAN SEKITAR
    Meskipun saya menjadi pasti dan teguh serta yakin tentang kebenaran ini, dan bersedia untuk menerima Isa sebagai penyelamat
    peribadi saya, tetapi saya tidak menjadi Kristen secara rasmi, karena kaadaan lingkungan yang menjadi halangan bagi saya.
    Ketakutan dan kebimbangan ini senantiasa menghantui pikiran saya.
    Pengalaman saya menunjukkan bahwa ada banyak orang yang tegas dengan kehendak mereka untuk menerima Isa sebagai
    penyelamat mereka, tetapi mereka sering terseok-seok untuk menentang pengaruh lingkungan mereka, mungkin karena mereka
    tidak rela ataupun takut untuk melawan ibu bapa mereka. Kadang-kadang mereka takut kalau-kalau majikan mereka
    memberhentikan kerja mereka karena mereka memeluk Al-Masih. Orang yang percaya juga akan berselisih faham dengan isteri
    mereka karena mereka ingin mengikuti Isa bersama-sama dengannya; ini juga merupakan rintangan yang menghalangi mereka
    ketika mengikuti Isa untuk mempengaruhi hidup dan hati mereka.
    Ketakutan terhadap keadaan lingkungan telah ditunjukkan oleh peringatan Isa, ditulis dalam Matius 10:34-36. Dia mengambarkan
    penderitaan yang mungkin dihadapi oleh setiap orang yang mau mengikutinya :
    ‘Jangan kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi; Aku datang bukan untuk membawa damai,
    melainkan pedang. Sebab Aku datang untuk memisahkan orang dari ayahnya, anak perempuan dari ibunya, menantu perempuan
    dari ibu mertuanya, dan musuh orang ialah orang-orang seisi rumahnya’.
    Bagaimanapun mereka yang membuat keputusan untuk mengikuti Isa sebagai Tuhan dan membiarkan Isa memenuhi hati mereka,
    segala kebimbangan tidak akan berkepanjangan. Setiap kebimbangan akan dapat diatasi dengan pertolongan dari Tuhan. Saya
    sendiri mempunyai pengalaman dalam menghadapi tekanan dari lingkunan. Tetapi Tuhan selalu membuka jalan untuk keluar
    darinya.
    Dari 1961 hingga 1964, saya masih melakukan dua tanggungjawab agama. Saya sembahyang mengikut cara Islam dan pergi ke
    masjid pada setiap hari Jumaat. Saya juga pergi ke gereja pada setiap hari minggu dan pada hari sabtu saya pergi sembahyang di
    Gereja Adventis. Tetapi di luar kenyakinan saya, saya tidak pergi ke gereja. Ini adalah karena untuk saya belajar tentang kebenaran.
    Saya juga sering membaca buku-buku dari orang bukan Kristen yang mengatakan bahwa orang di dalam gereja menyembah
    berhala, seperti patung dan gambar. Oleh sebab itu saya pergi mengunjungi setiap gereja di sekitar Jakarta secara bergiliran, pada
    hari minggu. Saya juga mengunjungi lebih dari satu gereja pada hari minggu, untuk mencari adanya penyembahan patung atau
    tidak.
    Akhirnya, saya mendapat kesimpulan dan terbukti bahwa kesangsian saya selama ini sudah terjawab. Setiap gereja yang saya
    kunjungi tidak terdapat berhala atau gambar yang untuk disembah.
    Semenjak 1964, jiwa saya sebenarnya sudah dipenuhi dengan Roh Tuhan, Roh Kudus, atau semangat kebenaran. Berawal pada
    hari itu saya mengambil keputusan untuk menerima Isa sebagai penyelamat peribadi saya sepenuh hati saya. Tetapi saya masih
    lemah. Saya tidak berani untuk menyatakan kenyakinan saya secara terbuka. Saya masih menyimpan keKristenan saya secara
    rahsia. Saya mengunjungi gereja Kristen di Kwitang Indonesia untuk pertama kali saya bertanya tentang pembaptisan secara rahsia,
    saya tidak mau hal ini diketahui oleh famili ataupun isteri saya. Saya tidak tahu siapa yang menjaga gereja itu, tetapi permintaan saya
    ditolak, tidak boleh dibaptiskan secara rahsia.
    Beberapa minggu kemudian, dengan hasrat yang sama yang seringkali berputar-putar di dalam pikiran saya, saya pergi untuk
    bertemu dengan Rev.J.Sapulete, dekat gereja Bethel di Jatinegara. Dia bersedia untuk membaptis saya, tetapi dengan satu syarat
    bahwa saya harus membawa dua atau tiga tetanga Kristen, yang bisa membimbing pertumbuhan keimanan saya supaya saya
    dapat hidup secara Kristen. Saya tidak dapat menerima syarat ini, saya masih lagi tidak mau mengumumkannya di khalayak ramai
    bahwa saya seorang Kristen. Ini bersumber dari pengaruh lingkungan, terutama keluarga saya. Saya merasa risau jika mereka akan
    menentang dan menganiaya sanak keluarga saya. Saya juga takut untuk menanyakan pada isteri saya agar mengikuti saya pergi ke
    gereja. Saya takut jika isteri saya akan menuntut saya ke Kantor Urusan Agama untuk bercerai. Saya sangat takut untuk berhadapan
    dengan proses perceraian. Sebab itu saya mau menerima Isa secara rahsia. Tetapi jiwa saya tidak setuju, saya tidak ada keraguan
    apapun tentang penerimaan Isa.
    Oleh itu saya tidak lagi melakukan dua tanggungjawab keagamaan. Saya hanya pergi ke gereja. Tetapi ketakutan masih juga
    berkalanjutan dan kebimbangan mengenai reaksi keluarga saya. Saya tidak tahu bagaimana untuk mengatasinya. Saya tidak jumpai
    siapapun untuk meminta nasehat bagi masalah saya ini. Pada masa itu saya rasakan bahwa perjuangan saya betul-betul sedang
    diuji.
    Walau bagaimanapun Tuhan memberi waktu untuk membantu mengatasi masalah saya ini. Dahulunya saya menggangap jika saya
    berbicara dengan isteri saya tentang hal ini dan keluar Islam dan seterusnya memeluk Kristen akan menyebabkan masalah kepada
    kami. Tetapi Tuhan sangat baik hati, membuka pintu kebenarannya kepada isteri saya sendiri. Dia merasa aman melalui cahaya dan
    kecantikan pohon Natal yang mana pada saat itu bercahaya dengan terang di kebanyakkan rumah orang Kristen. Hal ini menjadi
    tanda kepadanya bagaimana indahnya kehidupan di dalam keluarga Kristen. Dia merasa nyaman dengan lagu-lagu Kristen dan
    hangat serta bercahaya dengan semangat Natal.
    Untuk menjelaskan perasaannya, dia dan seorang anak perempuan saya datang kepada saya, untuk memberitahu saya tentang
    keinginan yang kuat untuk menjadi seorang Kristen. Ini adalah peluang yang sedang saya nanti-nantikan! Pada hari berikutnya
    setelah Natal, saya berjumpa dengan Rev.J.Sapulete untuk kali kedua, bertanya kepadanya bahwa saya dan keluarga saya mau
    dibaptiskan dan menerima Isa sebagai Tuhan kami. Permintaan saya diperkenankan dengan segera dan kami -yakni saya, isteri
    saya dan tujuh orang anak kami telah dibaptiskan pada 26 Des 1969 oleh Rev.J.Sapulete, di gereja Bethel Jemaat GPIB. Satu
    minggu kemudian anak lelaki saya juga mengikuti kami. Dia juga sering pergi ke gereja secara rahsia, karena dia takut saya
    mendapat tahu. Saya sendiri pergi ke gereja secara rahsia juga, sebab saya takut isteri-isteri sanak keluarga saya telah menjadi
    pengikut-pengikut ‘Isa dan kerena itu mempengaruhi hati kami.
    Anugerah Berkat Tuhan yang Berkelimpahan
    Setelah saya dan keluarga saya dibaptiskan pada 26 Disember 1969, sukacita dan kegembiraan seluruh isi rumah saya telah
    berubah. Kami menerima terlalu banyak berkat-berkat Tuhan yang dicurahkan dalam hidup kami.
    Paulus berkata : ‘Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru
    sudah datang’. (2 Kor 5:17)
    Apabila seseorang menerima Al-Masih ‘Isa sebagai penyelamatnya, Tuhan akan mengubah kehidupannya. Bayangan Kristus akan
    menjadi naungannya. Al-kitab berkata: ‘Tuhan mencipta manusia berdasarkan gambarnya’(Kej 1:27). Kehidupan baru ini akan
    dimulai dengan sukacita yang baru, kasih dan keinginan yang berbeda. Apa yang dahulunya dia kasihi, kini dia benci, dan apa yang
    dahulunya dia benci, kini berubah menjadi dikasihi. Kehidupannya telah berubah. Perubahan ini sangat mencolok, dan dapat dilihat
    oleh orang di sekelilingnya. Jalan kehidupannya akan berubah, dan perubahan ini akan dibawa dalam setiap perkataan yang dia
    ucapkan. Betapa hebatnya!
    Saya mempunyai pengalaman dalam perubahan ini dan mereka dapat rasakan dalam kehidupan kami sekeluarga. Jiwa pemarah
    sudah lenyap dan berubah menjadi kasih. Dalam kehidupan kerohanian, kami merasa aman dan gembira. Kami tidak merasa ragu-
    ragu dan jiwa kami terjamin dan penuh dengan sukacita.Bahkan di dalam kehidupan seharian, kami mendapat berkat yang
    berkelimpahan. Ini adalah pengalaman yang membuktikan kebenaran janji Tuhan bahwa telah digenapi oleh ‘Isa Al-Masih,
    utusanNya.
    Dan pada hari terakhir, yaitu pada puncak perayaan itu, Yesus berdiri dan berseru: ‘Barangsiapa haus, baiklah ia datang kepada-Ku
    dan minum! Barangsiapa percaya kepada-Ku, seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci: Dari dalam hatinya akan mengalir aliran-aliran
    air hidup’. (Yoh 7:37-38)
    ‘Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan’.(Yoh 10:10b)
    Perubahan di dalam kehidupan isi rumah kami sangat mencolok dan terjadi dengan pantas di mana kami menjadi ejekan.
    Tetangga, kerabat dan sanak saudara berpendapat bahwa kami telah menerima bantuan dari gereja sebagai balasan karena
    menjadi Kristen. Orang banyak mengutuk kami dengan berkata: ’Jika kamu ingin menjadi kaya dengan cepat, ikutlah cara en.Ambrie
    dan menjadi Kristen dan kamu akan mendapat berjuta-juta rupiah dari gereja’.
    Mereka menyangka bahwa kehidupan kami diberkati melalui pemberian dari gereja sebagai sogokan karena menjadi Kristen. Tidak,
    bukan karena itu! Kami tidak menerima bantuan apapun dari gereja atau dari siapapun sebagai balasan karena kami menerima
    Kristus. Kami tidak menerima duit, harta benda atau janji peluang pekerjaan walau hanya satu senpun. Sesungguhnya berkatan
    kehidupan kami pada saat itu hanyalah melalui kemurahan hati Tuhan. Ini adalah janji Tuhan bahwa semua orang yang
    mempercayainya akan memperolehi berkat yang berkelimpahan.

  17. michael mengatakan:

    seharusnya dalam menjalankan kehidupan beragama jangan kita melihat sisi negatif dari agama orang lain karena kita hanyalah manusia yg di ciptakan untuk melakukan apa yang di kehendaki oleh TUHAN sebab “tidak ada Agama yang mengajarkan orang itu berbuat jahat karena dari arti kata Agama adalah tidak kacau” Kristen, Yahudi, Islam adalah Agama samawi yang lahir di Timur Tengah dengan satu keyakinan bahwa ADAM dan HAWA adalah manusia pertama ciptaan ALLAH dan NUH adalah nenek moyang manusia setelah ALLAH membinasakan Manusia melalui air bah dan NUH yang mendapatkan kasih dan anugerah sehingga di selamatkan beserta keluarga sehingga dari keturunan NUHlah maka manusia yang ada sekarang ini. maka sekiranya mari kita hidup dan menjalankan keyakinan beragama dengan saling menghormati dan menghargai agama kita masing masing jangan kita saling mengklaim bahwa Agama ini atau Agama itu yang benar karena kebenaran Agama adalah bagaimana kita menaati serta menjalankan apa yang kita yakini secara baik dan bertanggung jawab, jangan kita mengklaim bahwa Agama kita yang benar padahal kita sendiri tidak menjalankan dengan baik perintah Agama yang kita anut. kesimpulannya ketika kita menjalankan dengan baik perintah agama maka itulah yang ” BENAR” trims

  18. philips mengatakan:

    icas kau bohongnya kepanjangan, mendingan bohong kau buat dirimu saja, dasar penipu memang kau pikir tuhan hanya pikirkan engkau,,ha!!!

  19. AA mengatakan:

    Yahudi mengajarkan:
    nyawa ganti nyawa, badan ganti badan

    Kristen mengajarkan:
    Jika ditampar pipi kiri, maka berilah juga pipi kanan

    Islam mengajarkan:
    angkat pedang terutama untuk orang kafir dan yang menghalangimu beribadah

    Setiap orang bebas memilih ajaran yang mau diikutinya. Karena dalam ajaran mana yang kita pilih, melalui jalan itulah kita hidup dengan segala suka-dukanya.

  20. MeTu mengatakan:

    keselamatan itu hadiah pemberian dr Allah (anugerah), bukan hasil usaha qt, bkn hasil pekerjaan qt,..
    klu qt memahami it sebagai hadiah berarti tdk perlu membayar, tgl terimah saja, tp tdk semua org dpt memperolehx,..
    apa yg menghalangix,..? Dosa! qt tau semua org telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah Roma 3:23, kalaupun qt diperhitungkan org paling baik sedunia, qt tdk luput dr dosa, contoh dlm 1 hari 3 dosa qt buat, dlm sebulan ada 90 dosa, 1 thn ad 1000 lbh, 1000 saja kl qt di ijinkan Tuhan hidup 80 thn berarti qt ad 80 ribu dosa, pertanyaanx dgn 80 ribu dosa layak kach qt masuk sorga,..? Orang yg baik pun kalau di hitung dgn patokan Allah, sgt banyak dosax,..
    jd manusia tdk dpt menyelamatkan diri seniri, krn Firman blg Haruslah km sempurna sama seperti Bapamu yg disorga adalah sempurna. contoh ada 10 butir telur mau di bikin dadar untuk dihidangkan pd org yg bertamu dirumah qt, 1/1 dpecahkan sampai telur k’9, eh pas telur k’10 dipecahkan teryata telur busuk sudah tercampur dgn k;9 telur sebelumx, pertanyaanx layak kach qt masak dan hidangkan telur itu pd tamu, sebagai tuan rumah yg baik tentu it tdk layak lg utk dihidangkan,..
    begitu jg dgn qt walaupun sekian banyak perbuatan baik yg qt lakukan satu dosa saja sudah mencemari seluruh perbuatan baik qt, dan membuat qt tidak layak dihadapan Allah yg adalah sempurna.
    maka harus ad cara yg berbeda,..
    apa it,..?
    Allah adalah kasih sekaligus adil,
    Allah yg kasih tdk menghukum,..
    Allah berfirman Yeremia 31:3: Aku mengasihi engkau dgn kasih yg kekal
    Allah yg adil harus menghukum Allah tdk sekali-kali membebaskan org yg bersalah dr hukuman, (Keluaran 34:7b karena upah dosa adalah maut Roma 6:23a,..
    terjadi dilema
    Allah yg kasih tdk ingin menghukum tetapi Allah yg adil harus menghukum manusia berosa,
    Bagaimana kasih dan keadilan bisa bertemu,..?
    singkat cerita ada Shamila adalah pemimpin kaum revolusioner yg berusaha meggulingkan kaisar Rusia yg diktaktor. Suatu malam pegawai Shamila melaporkan bahwa ada pencurian makanan. Shamila naik pitam karena persedian makanan mereka sanagt terbatas. maka iumumkan siapapun yg trtangkap basah mencuri makanan akan dicambuk 50 x dimuka umum. tidak lama setelah it, pengawanya melaoprkan bahwa pencuri itu sudah tertangkap-namun ternyata pencuri itu tidak lain adalah ibu Shamila sendiri.
    Shamila menghadapi dilema! kalau dia mencanbuki ibunya untuk mnegakan keadilannya, ibunya akan mati, namun kalau dia tidak mnghuhumnya karena kasihnya pd ibunya, maka orng tidak mengakuinya lagi sebagai pemimpin yang adil. Shamila harus tetap menjalankan humaman demi keadilan. tp karena kasihnya dia memeluk ibunya an menangis selanjutnya dia melepaskan pakaian kebesarannya dan memerintahkan pengawalnya untuk mencambuki dia sebagai ganti ibunya.Qt lihat, hanya dengan cara mengorbankan diri inilah keadilan Shamila dapat ditegakkan dan sekaligus kasihnya kepada ibunya di buktikan. Hukuman sudah dijalani, tetapi Shamila sendirilah yang menjalaninya.
    emikian pula yang Allah lakukan: Allah menunjukan kasih dan keadilan_Nya dgn cara mengorbankan Diri_Nya menjadi manusia di dlm Yesus Kristus.

    Firman itu telah menjadi manusia dan diam diantara qt (Yohanes 1:14
    Seluruh hukuman dosa qt telah dijalani oleh Yesus yang mati, bangkit dan naik k”surga utk menawarkan hidup kekal bagi qt,..
    Dia yg tidak mengenal dosa telah dibuat_Nya menjadi dosa karena qt, supaya dalam Dia qt di benarkan oleh Allah. II Korintus 5:21
    sebelum mati Yesus mengatakan”sudah selesai
    nah anugerah hidip kekal ini dpt diterima dgn Iman. Iman kepada Yesus Kristus yg telah mati utuk menebus dosa umat manusia,..
    Iman yang menyelamatkan adalah mengenal dan mengandalkan Yesus saja sebagai Tuhan dan juruselamat untuk memperoleh hidup kekal,..
    bagaimana qt bsa mengenal Yesus Kristus,..?
    >>>bedoa,..
    >>>baca Firman (Alkitab)
    >>>dan bersekutu dgn org2 yg percaya pd Yesus Kristus,..
    disitu qt akan bertumbuh dan bertumbuh dan akan menghasilkan buah yaitu menjadi berkat bg org lain,..
    karena qt d’berkati untuk menjadi berkat,..

  21. good people mengatakan:

    rubahlah DIRI kalian masing2 untuk menjadi manusia yg BAIK…, sebelum ANDA mengatakan tentang KEBENARAN & KEBAIKAN…

    rubahlah DIRI kalian masing2 untuk menjadi manusia yg BAIK…, sebelum ANDA mengatakan tentang KEBENARAN & KEBAIKAN…

    rubahlah DIRI kalian masing2 untuk menjadi manusia yg BAIK…, sebelum ANDA mengatakan tentang KEBENARAN & KEBAIKAN…

    rubahlah DIRI kalian masing2 untuk menjadi manusia yg BAIK…, sebelum ANDA mengatakan tentang KEBENARAN & KEBAIKAN…

    rubahlah DIRI kalian masing2 untuk menjadi manusia yg BAIK…, sebelum ANDA mengatakan tentang KEBENARAN & KEBAIKAN…

    rubahlah DIRI kalian masing2 untuk menjadi manusia yg BAIK…, sebelum ANDA mengatakan tentang KEBENARAN & KEBAIKAN…

    rubahlah DIRI kalian masing2 untuk menjadi manusia yg BAIK…, sebelum ANDA mengatakan tentang KEBENARAN & KEBAIKAN…

    rubahlah DIRI kalian masing2 untuk menjadi manusia yg BAIK…, sebelum ANDA mengatakan tentang KEBENARAN & KEBAIKAN…

    rubahlah DIRI kalian masing2 untuk menjadi manusia yg BAIK…, sebelum ANDA mengatakan tentang KEBENARAN & KEBAIKAN…

    rubahlah DIRI kalian masing2 untuk menjadi manusia yg BAIK…, sebelum ANDA mengatakan tentang KEBENARAN & KEBAIKAN…

    rubahlah DIRI kalian masing2 untuk menjadi manusia yg BAIK…, sebelum ANDA mengatakan tentang KEBENARAN & KEBAIKAN…

  22. tania mengatakan:

    apa”an kalian ini??
    kita hrus demokratis trhdp smw agama. Nabi Muhammad SAW. pun senantiasa mnghormati pemikiran n agama lain.
    knp justru mlh sprti ini??
    sikap yg mana yg baik dlm hal ini??
    keyakinan cukup ddlm hati, sX pun ingin mnyebarkn agama, tp tdk dgn menjelek”an agama lain.

  23. jhon mengatakan:

    untuk kristen itu tdk pernah membalas jahat dng jahat, selalu rendah di mata Tuhan sehingga Tuhan selalu memberikan kemenangan bagi orang kristen, sebenarnya negara indonesia ni mau di jadikan negara islam ka???? habis sedikit – sedikit islam menimbulkan masalah..hey…………ingat negara kita ini negara hukum bebas memeluk agamanya masing – masing………..

  24. Spiritualis mengatakan:

    Icas
    >>> dangkal

  25. jeffry mengatakan:

    Isu agama slalu buat perpecahan, cobalah untuk menjadi eklusif di dalam, inklusif di luar. Bukan agama yg salah, tapi orang2 seperti kita yg salah mengartikan agama.

  26. suprianto mengatakan:

    No Comment…
    hidayah hanya dari Allah SWT…

  27. Herrysiswoyo mengatakan:

    Hee…
    Ada murtad gadungan,,

  28. Indahcoolin mengatakan:

    Icas@ pertanyaan besar buat anda , apa benar PL= taurat musa , PB = InjiL isa ?!!

    Kalau benar bible PL adalah Taurat yg diberikan Allah kpd musa, bgmn mungkin berisi cerita kematian musa? Emang buku primbon/ramalan
    ULANGAN 34:6-8 “musa meninggal dan org2 israel menangisi Musa didataran moab tiga puluh hari lamanya”

    Apabenar bible PB = Injil yg diberikan Allah kpd Isa seperti yg ditulis Qur’an?!
    LUKAS 1:3 ‘karena itu setelah aku menyelidiki segala peristiwa itu dg seksama dr asal mulanya, aku mengambil keputusan utk membukukannya secara teratur bagimu’
    Fakta: PB adalah hasil investigasi dr crita rakyat yg kemudian di bukukan mjd bibel.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: